DOSEN :
RAMITA HAPSARI
NAMA :
NABILA NURUL AFIFA
NPM :
15216215
JURUSAN :
MANAJEMEN
- · Kaitkan hubungan antara manusia di kebudayaan dengan ilmu manajemen
Manusia
Pengertian manusia:
adalah makhluk sosial
yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa
membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain. Seorang Antropologi Indonesia
yaitu Koentjaraningrat menyatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup
manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang
bersifat terus menerus, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama.
Pandangan yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat tersebut menegaskan bahwa di
dalam masyarakat terdapat berbagai komponen yang saling berinteraksi secara
terus menerus sesuai dengan sistem nilai dan sistem norma yang di anutnya.
Interaksi antar komponen tersebut dapat terjadi antara individu dengna
individu, antara lain individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan
kelompok.
Ilmu
budaya dasar
Pengertian ilmu budaya
dasar:
Ilmu budaya dasar, tentu berbeda dengan pengetahuan budaya.
Pengetahuan budaya disini yaitu mengkaji manusia sebagai mahluk berbudaya dalam
masalah nilai-nilai manusia (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar adalah
pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Menurut Prof Dr. Harsya
Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga
kelompok besar yaitu :
. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince )
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan
yang terdapat dalam alam semesta.
2. Ilmu-ilmu Sosial ( social scince )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji
keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia.
3. Pengetahuan Budaya ( the humanities )
Pengetahuan Budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti
kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi
Tujuan Ilmu Budaya
Dasar
·
- Ilmu budaya dasar bertujuan untuk mengenal dirinya sendiri lebih dalam maupun orang lain yang ia kenal luarnya saja
- · Mengenal perilaku diri sendiri maupun perilaku orang lain
- · Untuk pergaulan hidup dimasyarakat luas
- · Tidak terjerumus ke sifat-sifat kedaerahan dan sifat-sifat kekotaan
- · Memiliku pemikiran dan penglihatan yang jelas serta yang mendasar serta menghargai budaya yang ada disekitarnya dan ikut melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita
- · Peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta prilaku dan ketentuan manusia yang diciptakannya.
· Diharapkan seseorang yang mempelajari
ilmu budaya dasar ini dapat membangun minat dan kebiasaan tentang sesuatu yang
terjadi sekitar lingkunannya dan dimana saja, menelan apa yang ia kerjakaan dan
mengapa ia lakukan. Dan harapan orang yang mempelajari ini dapat memiliki
keberanian moral untuk mempertanggung jawabkan nilai-nilai yang ia pertahankan
dan dapat menerimanya.
Ruang Lingkup Ilmu
Budaya Dasar
Berbagai aspek
kehidupan manusia merupakan seluruh ungakapan masalah kemanusiaan dan budaya
dangan didekati menggunakan pengetahuan budaya (the humanities). Hakekat
manusia yang satu atau universal, tetapi yang beraneka ragam perwujudannya
dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat
Manajemen
Pengertian manajemen:
Kata Manajemen berasal
dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan
mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara
universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni
menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang
manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan
organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses
perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya
untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti
bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti
bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan
jadwal.
Kesimpulan:
Manusia adalah makhluk social
yang diberi kemampuan untuk mengembangkan kebutuhan hidupnya (hakikat
individualitas) baik secara vertical maupun horizontal untuk mencapai
kesejahteraan. Terkait dengan budaya, bahwa manusia dan budayanya sangat
terikat. Manusia berbudaya dan berupaya mengelola segala bentuk alam ke tingkat
social budaya yang berpengaruh terhadap suatu manajemen
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar